Kamis, 21 Juni 2012
Tournament Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 Four Vice Indonesia to Semifinal
JAKARTA, suaramerdeka.com - Four representatives of Indonesia made it to the last four tournaments Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 after defeating their opponents in the quarter finals which took place today at the Senayan Stadium, Jakarta.
Victory over the men's singles, Simon Santoso first breezed into the semifinals after conquering a national training co-Dionysius Hayom Rumbaka in the game lasted 39 minutes two straight games 21-17, 21-7.
Simon is played off against Hayom first game since the beginning of the second to control games or to continue to attack Hayom.
"Do not get me behind Hayom because he has good speed. The beginning of the game I try to attack at least can score points," Simon said after the game.
Kemenagan Simon also won the men's doubles pair, Markis Kido / Hendra Setiawan all the quarter-finals after beating Indonesia when Rendra Wijaya / Rian Sukmawan with a score of 21-18, 21-9. Junior partner who is a champion Indonesia International Challenge 2010, is able to give the fight to the Kido / Hendra in the first game.
"Had been surprised, they thought not to play fast. But fortunately we played patiently," said Kido.
While a representative of Indonesia who qualified for the last four others are the women's doubles partner, Greysia Polii / Meiliana Jauhari who defeated eighth-ranked doubles world, Miyuki Maeda / Satoko Suetsuna of Japan 21-13, 21-16.
Of the four previous meetings, Greysia / Meiliana always defeat but in turnammen prize of U.S. $ 650,000 Indonesian couples who will compete in the London Olympics is able to show their best performances.
"We have not been won from the Japanese partner. So we try to keep his concentration to reach the point by point. We know they have the type of defensive permainnan but today they also change their game," said Meiliana.
Followed by a victory Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir the brothers managed to subdue pair Markis Kido / Pia Zebadiah Bernadeth in a thrilling three-game battle 21-15, 15-21, 21-11.
In the semifinals tomorrow (16/6), Simon will meet a single Indian, Parupalli Kashyap. While Kido / Hendra will challenge Jung Jae Sung / Lee Yong Dae from Korea.
While Greysia / Meiliana players will be challenged China, Tian Qing / Zhao Yunlei. The mixed doubles pair Tontowi / Liliyana will be dealing with Xu Chen / Ma Ji.(Prajtna Lydiasari/CN33)
CONCLUSION:
Four representatives of Indonesia made it to the last four tournaments Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 after defeating their opponents in the quarter finals which took place today at the Senayan Stadium, Jakarta.
sumber: Suara Merdeka.com
Selasa, 12 Juni 2012
Expressing Ability, Polite Question and Exercise
Expressing Ability :
1. Ron can drive a car.
2. You can buy a milk at the supermarket.
3. I can meet you at Bob's tomorrow night.
4. I could be a pilot if I have the training I need.
5. You could walk if you have a pair of leg.
Polite Questions :
1. May I please borrow your eraser?
2. Could I please borrow your eraser?
3. Can I please borrow your eraser?
4. Would you please go to the market?
5. Could you please go to the market?
6. Will you please go to the market?
Exercise : Expressing Ability : CAN and CAN'T
1. A cat can climb trees, but it can't fly.
2. A fish can't walk, but it can swim.
3. A dog can bark, but it can't sing.
4. A tiny baby can cry, but it can't talk.
5. You can store water in a glass jar, but you can't store it in a paper bag.
6. You can't drive from the Philippines to Australia, but you can drive from Italy to Austria.
Exercise : COULD, MAY, MIGHT and WILL PROBABLY
1. Tonight I could go shopping. Or I might watch the movie. Of course, I may go shopping. But I'll probably just watch the movie.
2. Next year, I might graduate. But I could postpone it. I may postpone it. But I'll probably graduate next year.
3. My friend Kendall may visit me this weekend, but I'm not sure. She might visit. She could also take her friends along. But she'll probably visit me alone.
4. One hundred years from now, I may have die. But I could live long enough. I will probably might've die anyway.
Exercise : Polite Questions : MAY I, COULD I, and CAN I.
1. A : Hello?
B : Hello. Is Ahmed there?
A : Yes, he is.
B : May I speak to him?
A : Just a minute, I'll get him.
2. A : Hello. Mr. Black's office.
B : May I speak to Mr. Black?
A : May I ask who is calling?
B : Susan Abbott.
A : Just a moment Ms. Abbott. I'll connect you.
3. A : Hello?
B : Hi. This is Bob. Can I talk to Pedro?
A : Sure. Hang on.
4. A : Good afternoon. Dr. Wu's office. Can I help you?
B : Yes. I'd like to make an appoinment with Dr. Wu.
A : Fine. Is Friday morning at ten all right?
B : Yes. Thank you.
A : Your name?
5. A : Hello?
B : Hello. Can I talk to Emily?
A : She's not at home right now. Do you have a message?
B : No thanks. I'll call later.
6. A : Hello?
B : Hello. Can I talk to Maria?
A : She's not here right now.
B : Oh. Can I have a message?
A : Certainly. Just a minute. I have to get a pen.
7. A : Hello?
B : Hello. Could I talk to Jack?
A : Who?
B : Jack. Jack Butler.
A : There's no one here by that name. I'm afraid you have the wrong number.
B : Is this 221-3892?
A : No, it's not.
B : Oh, I'm sorry.
A : That's okay.
Exercise : Polite Questions : MAY I, COULD I, and CAN I
1. May I please see your dictionary for a minute.
2. May I please use Bobby's phone please.
3. Can I have the check please?I have finish my meal.
4. Can I help you with your packages miss? Sure thanks.
5. May I leave the class Mrs. Sophia?
6 Can I borrow your calculator during the algebra test? I'm sorry, but I need to use it.
7. Could I borrow some of your money please?I have less amount of money. Sure, here it is. Thanks.
Rabu, 21 Maret 2012
Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2
1)Subject:George
Verb : Cooking
Modifier of place : dinner tonight
2)Subject:Henry and Marcia
Verb : have visited
Object :the president
3)Subject : We can
Verb : Eat
modifer of time:lunch
modifier of place:restaurant
4)Subject : Pat should
Verb : have bought
modifer of time:yesterday
5)Subject : Trees
Verb : Grow
6)Subject : it was
Verb : raining
Modifier of time : at seven o`clock this morning
7)Subject : She
Verb : Opened Checking account
modifer of time:last week
modifier of place:at the bank
8)Subject : Harry
Verb : is washing dishes
modifer of time:right now
9)Subject : She
Verb : Opened
Object: Her book
10)Subject : Paul, William, And Mary
Verb : were watching
Object: Television
modifer of time:a few minutes ago
Verb : Cooking
Modifier of place : dinner tonight
2)Subject:Henry and Marcia
Verb : have visited
Object :the president
3)Subject : We can
Verb : Eat
modifer of time:lunch
modifier of place:restaurant
4)Subject : Pat should
Verb : have bought
modifer of time:yesterday
5)Subject : Trees
Verb : Grow
6)Subject : it was
Verb : raining
Modifier of time : at seven o`clock this morning
7)Subject : She
Verb : Opened Checking account
modifer of time:last week
modifier of place:at the bank
8)Subject : Harry
Verb : is washing dishes
modifer of time:right now
9)Subject : She
Verb : Opened
Object: Her book
10)Subject : Paul, William, And Mary
Verb : were watching
Object: Television
modifer of time:a few minutes ago
Senin, 19 Maret 2012
bisnis restoran sea food
karena menurut saya dengan bisnis makanan itu lebih cepat pemasaranya. dan kebetulan saya sendiri suka dengan makanan seafood.selain itu bisnis ini cenderung lebih cepat balik modal, karena makanan banyak dibutuhkan orang,baik didaerah kampus, perkantoran ataupun perumahan.dan masih banyak tempat strategis yang lebih baik.
pengertian bisnis
Pengertian Bisnis
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
Minggu, 18 Desember 2011
Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dibagi menjadi empat yaitu :
1) Teknik Wawancara
Keuntungan :
Memotivasi orang yang diwawancarai untuk menjawab dengan bebas dan terbuka.
Pewawancara dapat mengembangkan pertanyaan melalui gerak-gerik dan raut wajah yang diwawancarai.
Kerugian :
Membutuhkan waktu yang lama.
Tergantung dari kepandaian si pewawancara.
Dapat mengganggu orang yang diwawancarai
Pertanyaan untuk Wawancara :
Gunakan Bahasa yang baik, sopan, dan jelas.
Jangan memasukan pendapat pribadi.
Hindari pertanyaan yang panjang dan berbelit – belit.
Hindari pertanyaan yang menakutkan.
Hindari pertanyaan yang sifatnya mengkritik.
Mempersiapkan Wawancara :
Aturlah pertemuan dengan orang yang diwawancarai.
Utarakan maksud dan wawancara.
Atur waktu untuk wawancara.
Buat jadwal wawancara.
Buatlah panduan wawancara (Interview guide).
Melakukan Wawancara :
Mengenalkan diri terlebih dahulu
Menjelaskan tujuan wawancara
Menjelaskan peranan yang akan diberikan oleh orang yang akan diwawancarai.
Hilangkan kesan mengintrogasi
Pewawancara harus mendengarkan dengan teliti
Jagalah agar wawancara tetap santai
Jangan memotong omongan orang
Mintalah ide-ide tambahan yang belum diungkapkan
Di akhir wawancara, bacakanlah rangkuman dari hasil wawancara.
Ucapkanlah terima kasih
2) Teknik Observasi
Keuntungan :
Cenderung mempunyai keandalan yang tinggi.
Analis sistem dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan.
Analis sistem dapat menggambarkan tata letak fisik dari kegiatan-kegiatan.
Analis sistem dapat mengukur tingkat dari suatu pekerjaan.
Kerugian :
Biasanya orang yang diamati merasa terganggu.
Pekerjaan yang diobservasi mungkin tidak dapat mewakili suatu tingkat kesulitan.
Dapat mengganggu kerja yang dilakukan.
Orang yang diamati biasanya cendrung melakukan pekerjaan yang lebih baik dan sering menutup-nutupi kejelekan.
Petunjuk Melakukan Observasi :
• Yang Harus Dilakukan
o Merencanakan terlebih dahulu observasi yang akan dilakukan.
o Mintalah ijin terlebih dahulu dari manajer atau pejabat setempat.
o Low profile.
o Lengkapilah catatan selama observasi berlangsung.
• Yang Tidak Harus Dilakukan
o Mengganggu kerja individu yang diobservasi.
o Tidak menekankan pekerjaan yang tidak penting.
o Jangan membuat asumsi sendiri.
3) Teknik Quesioner
Keuntungan :
Daftar pertanyaan baik untuk sumber data yang banyak
Responden tidak merasa terganggu
Daftar pertanyaan relatif lebih efisien untuk sumber data yang banyak
Karena daftar pertanyaan biasanya tidak mencantumkan identitas responden, maka hasilnya dapat lebih obyektif.
Kerugian :
Daftar pertanyaan tidak menggaransi responden untuk menjawab pertanyaan.
Daftar pertanyaan cenderung tidak fleksibel
Pengumpulan sampel tidak dapat dilakukan secara bersama-sama dengan daftar pertanyaan.
Daftar pertanyaan yang lengkap sulit untuk dibuat.
Petunjuk Membuat Daftar Pertanyaan :
Rencanakan terlebih dahulu fakta-fakta yang ingin dikumpulkan
Tentukan tipe dari dari daftar pertanyaan.
Tulisakan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan.
Uji daftar pertanyaan ini kepada responden yang kecil terlebih dahulu.
4) Teknik Pengambilan Sampel
Cara Pengambilan Sampel :
Secara keputusan (judgemental sampling)
Secara static ( statistik sampling)
Secara random (judgemental sampling)
Secara sistematik (statistik sampling)
Secara bertingkat (stratified sampling)
Sumber : www.gangsic.com
1) Teknik Wawancara
Keuntungan :
Memotivasi orang yang diwawancarai untuk menjawab dengan bebas dan terbuka.
Pewawancara dapat mengembangkan pertanyaan melalui gerak-gerik dan raut wajah yang diwawancarai.
Kerugian :
Membutuhkan waktu yang lama.
Tergantung dari kepandaian si pewawancara.
Dapat mengganggu orang yang diwawancarai
Pertanyaan untuk Wawancara :
Gunakan Bahasa yang baik, sopan, dan jelas.
Jangan memasukan pendapat pribadi.
Hindari pertanyaan yang panjang dan berbelit – belit.
Hindari pertanyaan yang menakutkan.
Hindari pertanyaan yang sifatnya mengkritik.
Mempersiapkan Wawancara :
Aturlah pertemuan dengan orang yang diwawancarai.
Utarakan maksud dan wawancara.
Atur waktu untuk wawancara.
Buat jadwal wawancara.
Buatlah panduan wawancara (Interview guide).
Melakukan Wawancara :
Mengenalkan diri terlebih dahulu
Menjelaskan tujuan wawancara
Menjelaskan peranan yang akan diberikan oleh orang yang akan diwawancarai.
Hilangkan kesan mengintrogasi
Pewawancara harus mendengarkan dengan teliti
Jagalah agar wawancara tetap santai
Jangan memotong omongan orang
Mintalah ide-ide tambahan yang belum diungkapkan
Di akhir wawancara, bacakanlah rangkuman dari hasil wawancara.
Ucapkanlah terima kasih
2) Teknik Observasi
Keuntungan :
Cenderung mempunyai keandalan yang tinggi.
Analis sistem dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan.
Analis sistem dapat menggambarkan tata letak fisik dari kegiatan-kegiatan.
Analis sistem dapat mengukur tingkat dari suatu pekerjaan.
Kerugian :
Biasanya orang yang diamati merasa terganggu.
Pekerjaan yang diobservasi mungkin tidak dapat mewakili suatu tingkat kesulitan.
Dapat mengganggu kerja yang dilakukan.
Orang yang diamati biasanya cendrung melakukan pekerjaan yang lebih baik dan sering menutup-nutupi kejelekan.
Petunjuk Melakukan Observasi :
• Yang Harus Dilakukan
o Merencanakan terlebih dahulu observasi yang akan dilakukan.
o Mintalah ijin terlebih dahulu dari manajer atau pejabat setempat.
o Low profile.
o Lengkapilah catatan selama observasi berlangsung.
• Yang Tidak Harus Dilakukan
o Mengganggu kerja individu yang diobservasi.
o Tidak menekankan pekerjaan yang tidak penting.
o Jangan membuat asumsi sendiri.
3) Teknik Quesioner
Keuntungan :
Daftar pertanyaan baik untuk sumber data yang banyak
Responden tidak merasa terganggu
Daftar pertanyaan relatif lebih efisien untuk sumber data yang banyak
Karena daftar pertanyaan biasanya tidak mencantumkan identitas responden, maka hasilnya dapat lebih obyektif.
Kerugian :
Daftar pertanyaan tidak menggaransi responden untuk menjawab pertanyaan.
Daftar pertanyaan cenderung tidak fleksibel
Pengumpulan sampel tidak dapat dilakukan secara bersama-sama dengan daftar pertanyaan.
Daftar pertanyaan yang lengkap sulit untuk dibuat.
Petunjuk Membuat Daftar Pertanyaan :
Rencanakan terlebih dahulu fakta-fakta yang ingin dikumpulkan
Tentukan tipe dari dari daftar pertanyaan.
Tulisakan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan.
Uji daftar pertanyaan ini kepada responden yang kecil terlebih dahulu.
4) Teknik Pengambilan Sampel
Cara Pengambilan Sampel :
Secara keputusan (judgemental sampling)
Secara static ( statistik sampling)
Secara random (judgemental sampling)
Secara sistematik (statistik sampling)
Secara bertingkat (stratified sampling)
Sumber : www.gangsic.com
Senin, 28 November 2011
contoh bentuk dari usulan
PROPOSAL/USULAN
PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA
(ENTERPRENEUR STUDENT PROGRAM)
BAGI MAHASISWA PTS DI LINGKUNGAN KOPERTIS WILAYAH V
TAHUN 2010
Judul Rencana Usaha :
Nama & Alamat PTS :
Nama / No. Mhs. Ketua Tim :
Nama / No. Mhs. Anggota Tim : 1.
2.
3.
4.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
KOORDINASI PERGURUAN TINGGI SWASTA WILAYAH V
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Jalan Tentara Pelajar 13 Yogyakarta Telp. 513538 – 587249
Tahun 2010
Halaman Lembar Pengesahan
PROPOSAL/USULAN
PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA
(ENTERPRENEUR STUDENT PROGRAM)
BAGI MAHASISWA PTS KOPERTIS WILAYAH V
TAHUN 2010
A. Judul Rencana Usaha :
- Nama
- Fakultas / Jurusan / Program Studi
- Nama PTS
- Nomor Induk Mahasiswa
- Alamat & Nomor Telp. Di Yogyakarta
C. Anggota Tim :
1. Nama
Fakultas / Jurusan / Program Studi
Nama PTS
Nomor Induk Mahasiswa
Alamat & Nomor Telp. Di Yogyakarta
2. Nama
Fakultas / Jurusan / Program Studi
Nama PTS
Nomor Induk Mahasiswa
Alamat & Nomor Telp. Di Yogyakarta
3. Nama, dst
4. Nama , ds
D. Dosen Pembimbing
- Nama
- Fakultas / Jurusan / Program Studi
- Nama PTS
- NIP
Waktu Pelaksanaan : 8 (delapan) bulan, April – November 2010
Biaya yang diusulkan : Rp. ……………….
Yogyakarta, 2010
Mengetahui : Ketua Tim / Penanggungjawab,
Dosen Pembimbing,
________________ __________________
NIP NIM
Menmgetahui/Menyetujui Mengetahui /Menyetujui
Pimpinan Lembaga/Pusat Kewirausahaan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta,
(Tanda Tangan & Cap) (Tanda Tangan & Cap PTS)
PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA
(ENTERPRENEUR STUDENT PROGRAM)
BAGI MAHASISWA PTS DI LINGKUNGAN KOPERTIS WILAYAH V
TAHUN 2010
Judul Rencana Usaha :
Nama & Alamat PTS :
Nama / No. Mhs. Ketua Tim :
Nama / No. Mhs. Anggota Tim : 1.
2.
3.
4.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
KOORDINASI PERGURUAN TINGGI SWASTA WILAYAH V
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Jalan Tentara Pelajar 13 Yogyakarta Telp. 513538 – 587249
Tahun 2010
Halaman Lembar Pengesahan
PROPOSAL/USULAN
PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA
(ENTERPRENEUR STUDENT PROGRAM)
BAGI MAHASISWA PTS KOPERTIS WILAYAH V
TAHUN 2010
A. Judul Rencana Usaha :
- Nama
- Fakultas / Jurusan / Program Studi
- Nama PTS
- Nomor Induk Mahasiswa
- Alamat & Nomor Telp. Di Yogyakarta
C. Anggota Tim :
1. Nama
Fakultas / Jurusan / Program Studi
Nama PTS
Nomor Induk Mahasiswa
Alamat & Nomor Telp. Di Yogyakarta
2. Nama
Fakultas / Jurusan / Program Studi
Nama PTS
Nomor Induk Mahasiswa
Alamat & Nomor Telp. Di Yogyakarta
3. Nama, dst
4. Nama , ds
D. Dosen Pembimbing
- Nama
- Fakultas / Jurusan / Program Studi
- Nama PTS
- NIP
Waktu Pelaksanaan : 8 (delapan) bulan, April – November 2010
Biaya yang diusulkan : Rp. ……………….
Yogyakarta, 2010
Mengetahui : Ketua Tim / Penanggungjawab,
Dosen Pembimbing,
________________ __________________
NIP NIM
Menmgetahui/Menyetujui Mengetahui /Menyetujui
Pimpinan Lembaga/Pusat Kewirausahaan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta,
(Tanda Tangan & Cap) (Tanda Tangan & Cap PTS)
Langganan:
Postingan (Atom)